Tuesday, 15 January 2019

Balada OSCE Lokal...

Hello, gengs. Udah lama aku ga nulis di sini karena padatnya jadwal sebagai Dokter Muda aka Dek Koas ^^
Kali ini aku mau sharing pengalaman waktu mau ujian OSCE Lokal..tepatnya di bulan Desember 2017 - Februari 2018

Nah sebelumnya, apa itu OSCE?
Objective Structural Clinical Examination. Bahasa gampangnya, ini ujian skills lab, dimana kamu bakal ngerjain keterampilan klinik yang udah dipelajari selama 3,5 tahun kuliah di preklinik...namun di sini kamu berperan sebagai dokternya.
Jadi, kamu bakal anamnesis pasien, melakukan pemeriksaan yang sesuai, memilihkan pemeriksaan lab/penunjang lainnya yang tepat, mendiagnosis, sampai menuliskan resep dan mengedukasi pasien tentang penyakitnya.
OSCE ini dilakukan 2 kali. Pertama, OSCE lokal sebagai syarat lulus untuk masuk koas. Dan sekali lagi, OSCE Nasional, itu nanti waktu selesai koas dan sebagai syarat mendapat gelar dokter.

Menurutku OSCE itu benar-benar jadi beban mental setiap mahasiswa kedokteran, karena kalau ga lulus OSCE lokal ini, ga bakal bisa masuk koas dan harus ujian ulang satu semester kemudian :')
Ujiannya ada 12 station, ditambah 2 station istirahat. Di tiap station (ruangan) ada sebaris soal berisi instruksi apa yang harus kita kerjakan. Dan tiap station dikasih waktu 12 menit. Ada bel yang menandakan kapan kita boleh baca soal, kapan mulai kerja, dan kapan ganti station. Yah, pintar-pintarlah manajemen waktu saat dalam ruangan, pokoknya semua instruksi harus kelar dalam 12 menit itu hahahah.

Image result for meme osce

Persiapan OSCE Lokal batch-ku dimulai dari akhir Desember 2017. Intinya sih, begitu blok Etika kelar, cuma ada waktu semingguan untuk istirahat, setelahnya langsung latihan intensif OSCE selama hampir sebulan. Jadwalnya padat banget, aktivitas latihan dimulai tepat jam 7.30 pagi, istirahat makan siang + sholat selama setengah jam, lalu lanjut lagi sampai bubaran sekitar jam 3 (kadang jam 3.30 kalau masih ada yang belum selesai). Kita latihan semua skills KKD yang diajari mulai dari blok BM2 sampai Etika
Kami dibagi dalam kelompok-kelompok yang isinya 10 orang, lalu mendapatkan jadwal ruangan (jadi ga semua skills langsung diulang dalam sehari). Dalam satu ruangan, kita bisa latihan 2-3 skills sekali. Maksudnya, misalkan di ruangan no 1, kita bisa belajar EKG, intubasi ETT, dan RJP. Lebih enak sih dengan pengaturan begini, karena kita gak buang waktu cuma buat ngantri manekin seperti biasanya.

Selama masa OSCE inilah, sifat-sifat asli temen kita mulai ketahuan (yang nyusahin/ngeselin alias patologis). Siapa aja yang egois (mau nyoba semua skills berkali-kali dan susah banget disuruh gantian), siapa yang mau ngajarin temannya yang masih belum bisa (puji Tuhan, temen sekelompok saya sih ga ada yang rese). Selain itu, kita juga jadi tau kekurangan sama kelebihan masing-masing (dan ini jadi beban mental banget), saya termasuk lemah di KKD sampai putus asa banget melihat teman-teman yang (kelihatannya) ga butuh waktu lama untuk mereview dan menguasai teknik pemeriksaan.... saya bahkan sempat nangis waktu itu karena takut ga lulus akibat sudah sering latihan tapi kok rasanya masih ga bisa-bisa :')

Oh iya, untuk OSCE Lokal ini, kita sudah didisiplinkan soal berpakaian (seperti masuk koas nantinya), jadi yang cewek wajib kemeja/blus, celana bahan/rok bahan minimal selutut, dan sepatu flat shoes. Yang cowok wajib kemeja, celana bahan panjang, dan pantofel. Ga boleh pakai bahan denim/jeans, ga ada sepatu kets, ga ada crocs. Jangan lupa juga pakai snelli dan name-tag.

Tips persiapan OSCE:
-Buat kelompok belajar. Jangan egois, tujuan kita adalah lulus bareng-bareng. Bantu sesama teman, saling ngasih feedback, ajarin temannya yang belom bisa.
-Bawa bekal dan sarapan dulu. Ini penting banget sih. Bakalan lama kalau kalian harus keluar beli makan, belom lagi ngantrinya
-Istirahat yang cukup. Belajar emang penting sih (hang out juga, hahaha) tapi jangan sampai mengorbankan kesehatan sendiri. Hitungan absennya ribet juga soalnya.
-Cicil belajar!! Terutama obat, penyakit (diagnosis dan pemeriksaan penunjang), jangan belajarnya H-1 sebelum ujian, dijamin besoknya nge-blank karena panik.


Waktu ujiannya gimana sih?
Ya sama aja kayak latihan. Sebelum ujian sih memang kita ada waktu 1 hari try out. Tapi tetap ya, hari ujian emang yang paling deg-degan sedunia lah. Mau makan ga enak, tidur ga nyenyak, mau belajar pun udah suntuk. Ujian itu dibagi dalam 3 hari. Per harinya ada 2 klotter yang ujian (sesi pagi dan siang). Paling stres mah sesi pagi hari pertama dong ya, kan pembukaan nih ceritanya hahaha. Sesi pagi dari jam 9-12, sesi siang jam 1-4 (kalau ga salah sih, udah lupa juga jamnya). Dress code masih sama: kemeja/blus, celana/rok bahan, dan sepatu.
1 jam sebelumnya. Datanglah 1 jam sebelum ujian, untuk siap-siap,lalu absen, dan akan dibagikan beberapa lembar kertas (untuk coretan dan nulis resep).
Ujian ada 14 station (12 kerja, 2 istirahat). Kita sama sekali ga tau di dalam bakal disuruh apa, sampai akhirnya dipersilakan baca soal. Soalnya juga minimalis banget, palingan cuma 2 baris, tapi instruksinya berderet XD. Contohnya sih gini

"Pasien laki-laki 54 tahun datang dengan keluhan nyeri dada."
-Lakukan anamnesis singkat dan terarah
-Lakukan pemeriksaan fisik yang sesuai
-Saran pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan? Apa interpretasi hasilnya/diagnosis?
-Terapi apakah yang disarankan, dan edukasi pasien.

Yah, lakukanlah semuanya itu dalam waktu 12 menit XD
Jangan takut lupa, di dalam ruangan ada print-out soal yang ditempelkan di meja dokter. Juga ada buku formularium obat (kalau-kalau kita lupa kandungan obatnya berapa miligram, tapi menurut saya sih ga kepakai juga. Ga keburu nyari-nyari lagi hahaha).
Ujian OSCE itu beneran hari kejutan banget buat kita para calon dek koas. Selain isi soal yang surprise, kita juga ga bisa prediksi hal apa yang terjadi di dalam. Pertama, kaca ruangan itu ditutup kertas (biar ga ada yang ngintip), jadi kita ga bisa nebak siapa penguji yang ada di dalam (semoga ga dapat yang tipe pembantai, ya). Terus, pasien OSCEnya kan pakai pasien simulasi yang udah terlatih khusus, ini juga kelakuannya ga bisa ditebak. Ada yang kooperatif banget (sampai kita belum nanya pun dia udah ngomong duluan), ada yang susah banget diajak kerjasama (antara ogah-ogahan, ga ngerti perintahnya kita jadi harus dijelasin berulang kali), yah macem-macem lah istilahnya XD
Untuk stase istirahat, disediakan minum (teh kotak, air mineral gelas) dan makanan kecil (biskuit dan permen). Kita juga bisa izin ke toilet, meski ada dosen pendampingnya sih.


Saran dari aku:
-H-1 sebelum OSCE, jangan begadang. Emang sih mau tidur aja susah, tapi setidaknya coba rileks supaya full energy dan bisa konsen buat besoknya.
-Jangan lupa berdoa, mau seberapapun usaha yang kita lakukan, kalau ga berserah sama Tuhan pun bakalan sia-sia.
-Baca soalnya baik-baik, dan kerjain yang disuruh aja. Anamnesis yang teliti, karena kalau anamnesisnya ngawur, pemeriksaan dllnya pasti ngaco juga.
-Tips berikutnya, kalau satu station ga berjalan sesuai yang diharapkan, just forget it and move on! karena butuh konsentrasi yang tinggi untuk tiap ruangan, jangan sampai karena kepikiran satu station itu lantas 'mengorbankan' nilai station lainnya.
-Perhatikan arah putaran ruangannya! OSCE itu kita ga bisa sembarangan masuk ruangan. Jadi di tembok dan lantai depan ruang OSCE itu ada panah yang menunjukkan arah putaran station. Jangan sampe salah masuk, ya. Selain rugi di kalian, juga rugi di teman kalian (ga ada perpanjangan waktu akibat salah masuk ruangan pas OSCE, dan risiko nilainya tertukar juga besar)

OSCE lokal ini ada remedialnya. Intinya sih, kalau mau one-shot..ya harus lulus langsung 12 station. (selain usaha, faktor hoki juga berpengaruh sih). Kesempatan remedial diberikan 2 kali, dengan syarat re-remedial hanya diberikan untuk mahasiswa yang ga lulus 1 station aja di saat remednya. Kalau ga lulusnya 2 station waktu remednya gimana? Yah, maaf banget, belum lulus dan harus ngulang di periode berikutnya.
Ujian remednya juga harus 12 station semuanya ya, ga bisa ngulang yang ga lulusnya doang :') jadi ya diusahakanlah kalian bisa lulus one-shot biar liburannya lebih lama hehehe
Sebelum remedial, dosen akan membuka kelas latihan juga (hanya beberapa hari sih, tapi lumayan banget), untuk teman-teman yang udah lulus boleh kok mampir di kelas latihan, bantu ngajarin teman-temannya :) Selain itu, ada feedback yang diberikan setelah ujian OSCE, jadi kita tahu salahnya itu dimana, dan jangan sampai bikin kesalahan yang sama waktu remedial.

Hm, kayaknya cuma itu aja sih yang bisa aku sampaikan seputar OSCE Lokal, biarlah keseruan itu kalian rasakan sendiri.
Good luck untuk batch OSCE, sampai bertemu di Koas!

Tuesday, 11 September 2018

Shopping List Semester 7 part 2: Blok Kegawatdaruratan Medik dan Etika Kedokteran

Halo, halo semuanya. Maaf nih, nunggu part 2 nya lama. Sudah mulai susah cari waktu luang sejak mulai koas..hehe.
Oke, kita lanjut shopping listnya ya.

Blok Kegawatdaruratan Medik
Image result for tintinalli emergency medicine pdf1. Tintinalli's Emergency Medicine
Buku ini ada 2 macam, yang versi singkat dan versi panjangnya. Boleh pakai dua-duanya sih, kalau saya pakai yang versi singkat untuk buat ppt tutorial karena lebih simpel. Sedangkan untuk penjelasannya tetap pakai yang versi Comprehensive-nya karena penjelasannya jauh lebih lengkap. Saya pakai versi ebooknya...dan setau saya sih belum ada yang jual versi kw-nya hehehe
Buku yang versi singkat, judulnya Tintinalli's Emergency Medicine Manual.

2. Rosen's Emergency Medicine
Image result for rosen emergency medicine pdfTextbook yang ini juga lumayan oke. Tapi saya lebih jarang pakai karena rata-rata di kampus bacanya Tintinalli. Sama seperti di atas, saya juga pakai versi ebooknya.

Selebihnya untuk blok KGD bisa buka textbook dulu-dulu. Kayak buku-buku penyakit dalam, bedah, itu rata-rata ada bab yang juga membahas kegawatdaruratan di bidang terkait.

Image result for etika kedokteran dan hukum kesehatan pdfBlok Etika Kedokteran dan Forensik
1. Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan
Mayoritas mahasiswa (atau malah semua, ya?) membaca buku ini karena isi babnya yang lumayan lengkap (harganya juga jadi murah kalau beli kw). Ada juga sih versi ebooknya, tapi terbitannya sudah ketinggalan zaman. Buku ini bisa dengan mudah didapatkan di toko buku samping kampus. Lupa ya harganya berapa. Kalau ga salah sih di atas 50ribu (belinya udah setengah tahun lalu).

2. Ilmu Kedokteran Forensik FKUI
Image result for ilmu forensik FKUIBuku UI ini juga dipakai sejuta umat begitu masuk blok Etika. Ini karena isinya yang lumayan lengkap, terjangkau (bahkan yg ori-nya), dan yang terpenting: dalam bahasa Indonesia, serta disajikan secara ringkas. Lumayan untuk mahasiswa yang merasa ribet kalau harus translate textbook forensik bahasa inggris. Nilai plusnya lagi, karena ini buku terbitan Indonesia, jadi ya..isinya sudah disesuaikan (termasuk dari undang-undang hukumnya). Kekurangannya sih halamannya hitam putih semua, sehingga gambar-gambarnya jadi kurang jelas :( Saya beli barengan teman waktu itu, harganya kalau ga salah inget sekitar 40ribuan (non-ori). Karena buku ini termasuk yang paling sering dicari begitu masuk blok Etika, jadi suka kehabisan stok. Saran aku sih, beli barengan sama teman (saling nitip) atau beli secepatnya begitu mulai blok supaya ga masuk waiting list PO.

3. Knight's Forensic Pathology dan Simpson's Forensic Medicine
Image result for knight's forensic pathologyDua buku ini juga terkenal di blok Etika, sayangnya buku ini pakai bahasa Inggris, sehingga kadang ribet kalau harus translate lagi. Selain itu, buku ini juga terbitan UK, jadi undang-undangnya ngikutin hukum yang berlaku di negara tersebut. Tapi selain itu, bab lainnya oke. Penjelasannya lumayan lengkap, disertai foto-foto yang mendukung. Setau saya sih masih belum ada yang jual versi kw-nya (setidaknya di toko buku samping kampus), tapi masih ada versi ebook dan versi cetak yang bisa dipinjam di perpustakaan.

Image result for simpson's forensic pathologySelain 3 buku ini, suplementasi bacaan lain bisa dari buku undang-undang, peraturan menteri kesehatan dsb yang bisa didownload secara gratis di internet.

Nah, selesai sudah shopping listnya. Good luck untuk kalian di semester akhir-akhir ini ya. Postingan berikutnya saya akan bahas mengenai OSCE Lokal :)
See ya!

Monday, 9 April 2018

Shopping List Buku FK Semester 7 part 1 - khusus blok Indera

Nah, setelah di postingan kemarin saya bahas tentang blok di FK semester 7, ga afdol rasanya kalo saya ga bantu ngasih list textbook yang (seringnya) dipakai. Saya akan bagi jadi 2 postingan karena list buku untuk Indera saja sudah cukup banyak. Check them out!

Blok Penginderaan
1. Scott-Brown and Ballenger
Ini sudah pernah dipakai waktu blok respirasi, hanya saja kita baca chapter yang berbeda. Berhubung harga bukunya mahal, saya sarankan mending pinjam di perpus atau baca ebooknya juga boleh XD

Image result for kanski clinical ophthalmology 9th edition2. Kanski Ophthalmology
Sebagai buku rujukan utama, saya sih pakai textbook ini untuk ilmu penyakit mata, karena pembahasan penyakitnya ringkas, mudah dimengerti, cukup lengkap, dan banyak foto kasusnya juga. Kekurangannya sih, dosis obatnya yang ga terlalu lengkap. Sehingga harus dibantu belajar dari sumber lain (jurnal, website semacam medscape, dsb).

Image result for vaughan and asbury3. Vaughan and Asbury's Ophthalmology
Selain Kanski, textbook yang cukup sering dipakai adalah buku ini. Hampir mirip kayak Kanski sih sebetulnya, cuma penjelasannya lebih terperinci. Hanya saja, foto kasusnya gak terlalu banyak (aku pakai yang versi ebook-nya sih), kebanyakan dijelaskan lewat bagan/diagram.

Image result for fitzpatrick atlas of dermatology4. Fitzpatrick Atlas of Dermatology
Ini textbook pegangan utama untuk ilmu penyakit kulit. Saranku sih, kalau awal-awal belajar jangan langsung pakai yang fotokopian, karena gambarnya bakalan jadi hitam-putih semua. Sementara banyak kelainan kulit yang tampilannya mirip-mirip. Jadi sebisa mungkin, kalian punya ebooknya atau pinjam di perpustakaan.

Image result for atlas kulit dr. sukma5. Buku Panduan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
Kalau kalian ribet bawa-bawa Fitzpatrick kemana-mana, ini ada versi ringkasnya. Buku ini, (ditulis oleh Dr. dr. Sukmawati Tansil dan dr. Hari Darmawan) bisa dijadikan 'contekan cepat' karena selain menyediakan gambar full colour, juga ada gejala khas dan terapinya. Hal yang jadi poin plus buku ini adalah karena dibuat dalam bentuk tabel-tabel, dan dikelompokkan berdasarkan penyebab. Tabel perbandingan memudahkan kita untuk belajar mengenali lesi kulit, terutama karena ada beberapa penyakit kulit yang gambarannya mirip-mirip satu sama lain. Saya beli buku ini waktu ada pameran di kampus. Lupa harganya berapa. Sekitar 80 ribu kalau ga salah .-. udah lama juga belinya. hehe
Related image
6. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI
Ini juga boleh kalian baca, karena isinya lumayan lengkap. Saya beli yang non-ori edisi ke -17, waktu itu kisaran harganya sekitar 60 ribuan. Beli banyak mungkin bisa dapat murah. Saran aku sih, belinya kalau bisa jangan mepet-mepet ujian, karena bakal kehabisan diborong.

Nah, cukup sekian list dari saya mengenai buku-buku semester 7 khusus blok Indera. Posting berikutnya akan membahas buku-buku blok KGD dan Etika.
Good luck!

Tuesday, 27 March 2018

Welcome to Last Semester! (FK Semester 7)

Halo halo, maafkan saya jarang update karena padatnya jadwal.
Yak, berhubung ada waktu, kali ini saya bakal bahas tentang semester 7. Selamat untuk teman-teman yang telah berhasil melewati 6 semester sebelumnya! Jika kalian lulus semua, maka semester ini akan menjadi waktu 6 bulan terakhir kalian belajar sebagai mahasiswa preklinik, dan semakin dekat dengan kehidupan koas dan OSCE.

Semester ini menurut saya, rasanya macam gado-gado sih. Yah, ada serunya, ada susahnya juga. Biar ga makin penasaran, yuk dibaca :D

1. Blok Penginderaan
Yep, ini adalah blok terlama! Kalau biasanya kita ada 6  minggu untuk blok, khusus untuk Penginderaan menjadi 8 minggu, karena disini kita belajar 3 sistem sekaligus: kulit, telinga, dan mata. Indera penghidu tidak terlalu banyak dibahas di sini karena sudah dipelajari di blok Respirasi.
Karena waktunya yang lebih panjang, maka....kalian harus merelakan sebagian waktu libur kuliah kalian. Yak, tentu saja kita masuk ketika fakultas lain masih liburannn..jeng jeng jeng! Tapi ga masalah sih, FK bakal tetap rame meskipun liburan xixixixi
Di sini, kita belajar tentang berbagai penyakit mata, penyakit telinga, dan penyakit kulit. Somehow, penyakit kulit yang umumnya paling sering ditemui kalau lagi bakes, karena negara kita ini yang iklim tropis, sehingga cenderung lembap dan memudahkan timbulnya jamur kulit.
Skills labnya banyak! Baru kali ini kita ujian sampai 11 macam pemeriksaan! Kita belajar mengecek visus (daya penglihatan) kayak yang di optik-optik itu, PF mata, PF telinga, tes pendengaran, dan pemeriksaan kulit. Tapi ujiannya ga selama itu kok. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan sekaligus sehingga cukup menghemat waktu. Tapi kalau nanti ada yang tidak lulus, cukup remed di bagian yang gagalnya saja (gak perlu diulang semua).
Hal yang patut saya tekankan di sini: semakin aktif semakin baik. Ada dokter yang memberikan poin plus jika kamu berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan beliau, atau jika kalian berinteraksi tanya-jawab dengan baik di pleno. Lumayan lho, nambah-nambah nilai.
UTnya juga luar biasa, sampai 120 soal kalau ga salah waktu ujian kemarin. Belajarnya dicicil, karena memang bahannya banyak. Kalau belajarnya mepet-mepet, bisa-bisa gak keburu nantinya.

2. Blok Kegawatdaruratan Medik
Blok ini menurutku yang paling seru selama aku di FK sih. Blok ini sebetulnya kayak review materi-materi yang sudah kita dapatkan di semester-semester sebelumnya, hanya saja yang dibahas cukup kasus yang benar-benar gawat dan dapat mengakibatkan kematian segera apabila tidak ditangani. Kita lebih banyak berkutat soal kasus-kasus yang biasa ditangani di UGD: serangan jantung, syok, luka bakar, stroke, dan semacamnya. Patofisiologi penyakit tidak dibahas terlalu banyak di sini, karena kita sudah pernah pelajari di blok-blok sebelumnya.
Skills labnya ada 3: intubasi, RJP (CPR), dan pemasangan infus. Kalau CPR, yang penting tekniknya benar sih, dan teliti! Jangan sampai salah baca EKG atau salah masukin obat, karena poinnya fatal. Pelaksanaannya sendiri ga terlalu susah sih...kecuali buat yang ukuran badannya imut-imut XD karena butuh tenaga dan stamina untuk RJP si bonekanya (tekannya harus cukup dalam).
Tindakan intubasi, yang penting tekniknya, dan juga latihan kecepatan tangan. Selang intubasi jangan sampai salah masuk (harusnya ke paru, malah nyasar ke lambung). Sejak masker oksigen dilepas, waktu untuk pemasangan pipa ETT hanya 1 menit maksimal. Lewat dari itu, harus mengulang lagi dari pemberian oksigen, dan hanya diberi kesempatan mengulang 2x. Selain itu, teknik pemasangan laringoskopnya juga harus benar.
Kalau pemasangan infus, yang penting kerjanya steril, jangan sampai salah cairan maupun hitung tetesannya, dan kateternya jangan sampai ketarik keluar (selain ga steril, tentunya jadi rentan copot juga), dan maksimal boleh coba 3x tusukan.
UTnya juga lumayan, sampai 120 soal (sama kayak Blok Indera), dan semuanya rata-rata berdasarkan algoritma penanganan. Jadi, sebisa mungkin algoritmanya dihafalin, mana obat yang harus dipakai duluan dsb.

3. Blok Etika, Forensik, dan Hukum Kedokteran
Nah, setelah melewati 2 blok tadi, blok Etika ini bakal berasa hepi banget XD Kalian kebanyakan belajar tentang aspek etika klinik, medikolegal termasuk forensik, dan sebagainya. Meski materi kedokteran tetap ada sih (karena blok ini ternyata juga sebagai blok review penyakit-penyakit yang dulu dipelajari dari semester 3). Di blok ini, saya berasa anak kedokteran yang nyambi jadi anak fakultas hukum..saking seringnya ngafalin pasal-pasal XD
Skills labnya juga ada 3: Komunikasi dokter-pasien, Penulisan Rekam Medis, dan Breaking Bad News (BBN)
Komunikasi dokter-pasien ini kita bertindak sebagai dokter yang akan dihadapkan pada 'pasien' (maksudnya dokter penguji yang nyamar jadi pasien wkwkwwk) kita bakal kepoin semua tentang penyakitnya. Sejak kapan sakitnya, gejalanya apa saja, sudah diobati belom, dll.
Ujian yang mirip-mirip adalah Rekam Medis. Formatnya hampir sama kayak ujian Komunikasi di atas, cuma kita lebih berfokus pada data yang akan dikumpulkan untuk dibuat Rekam Medisnya. Rekam Medis itu sebetulnya istilah untuk portfolio penyakit pasien. Isinya ada identitas pasien, keluhan penyakitnya sekarang, riwayat kesehatannya dulu, dan juga hasil pemeriksaan fisik, hasil lab, bahkan sampai ke resep obat dan rencana terapi. Ujiannya lama..dikasih waktu sampai sejam. Tapi tetap saja, dengan segitu banyaknya yang harus ditulis, mau gak mau terpaksa tulisannya jadi cakar ayam juga.
Yang paling seru ujian BBN sih. Kita latihan sama teman sendiri, cara menyampaikan berita buruk ke pasien. Beritanya juga lumayan menantang, dari radang usus buntu yang harus dioperasi, pasien didiagnosis TB paru, bahkan sampai kejadian hamil di luar nikah! Nah, disini kita bakal tau ternyata banyak anak FK yang berbakat main teater XD ada yang marah-marah ga terima, nangis-nangis frustrasi juga ada. Untuk ujiannya, nanti akan didatangkan pasien simulasi.
Ujian tulisnya standar sih, jumlah soalnya lebih sedikit dari ujian yang dulu-dulu. Cuma sekitar 80 soal kalau ga salah inget, tapi tetap saja blok ini ga bisa dianggap enteng juga sih, karena ilmu forensik dan hukum yang kita dapat disini sangat berguna untuk ke depannya kita praktek jadi dokter.

Sudah cukup tentang bocoran blok semester 7.. gimana, makin penasaran ingin segera menjalani?
Nanti aku akan posting tentang kegiatan yang bakal kalian jalani selama OSCE dan koas. Tunggu updatenya ya! :D

Saturday, 11 November 2017

List Textbook FK Semester 6

Halo halo..lama tak nulis di sini. Berhubung lagi sempat + ingat, aku mau sharing tentang buku-buku teks yang dipakai pas semester 6. Boleh kubilang, tiga blok ini textbooknya tebel-tebel semua, jadi yah...lumayan berat kalau dibawa-bawa XD
Oh iya, berhubung ini sudah di semester atas, sebetulnya ga terlalu banyak textbook tambahan sih. Anatomi, fisiologi, parasit, histo, farmako, gizi, dsb sebetulnya kalian hampir selalu pakai buku yang sama di tiap blok. Dan akan tetap terpakai sampai akhir semester 6 ini.
Image result for buku ajar nefrologi anak
nefrologi anak

Blok Urogenital
1. Buku Ajar Nefrologi Anak
Ini buku dari IDAI. Saya pribadi sih ga pakai buku ini, karena sudah terlanjur pakai Nelson.
Pakai atau tidak, tergantung dosen yang ngajar sih, beliau patokannya dari buku yang mana. Saya belum pernah baca isinya juga, jadi ga bisa kasih info lebih lanjut. Tetapi beberapa teman saya ada yang tetap belajar menggunakan buku ini.

Image result for smith and tanagho general urology 18th edition free download2. Smith and Tanagho's General Urology 18th ed
Saya pakai buku Smith karena isinya yang lumayan lengkap (dan bisa pinjam gratis di perpus karena saya lagi bokek). Dalam satu chapter, akan dibahas penyakit tersebut, mulai dari definisi, patfis, tanda-gejala, pemeriksaan yang diperlukan, hasil interpretasinya, dan terapinya. Hanya saja, di bagian terapi cuma disebutkan obatnya..tidak ada dosisnya. Sehingga harus dilengkapi lagi dari buku farmako. Buku yang ada di perpus setahu saya cuma ada bahasa Inggris, tapi enak sih bacanya, karena bahasanya ga ribet.
Image result for IMS FKUI
3. FKUI - Infeksi Menular Seksual
Buku ini hanya membahas tentang IMS, dan cukup lengkap. Namun, saya menyarankan untuk pakai buku Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI saja, karena isinya mirip-mirip. Dan buku Ilmu Penyakit Kulit itu juga akan dipakai lagi di blok Indera, sehingga kalau beli di blok uro nantinya gak perlu beli lagi.
Image result for buku ajar nefrologi anak

4. Dasar-dasar Urologi
Buku ini juga terbilang 'sakti' karena mahasiswa rata-rata belajar dari sini (meski buku ini ga termasuk buku rujukan utama yang direkomendasikan dosen). Tapi boleh lah dipakai belajar karena isinya cukup lengkap, harganya juga gak mahal-mahal banget. Saya beli KW sekitar 50 ato 60 ribu gitu..lupa (karena belinya nitip sama teman).



Blok Reproduksi
1.William's Gynecology dan Williams Obstetrics
Image result for williams obstetrics
Ini adalah "kitab"nya blok repro (a.k.a buku rujukan utama). Bukunya lengkap banget..cuma tebelnya dan bahasanya agak ribet kalau menurut saya. Ada sih versi bahasa Indonesianya. Teman saya beli KW katanya 200ribuan (tapi saya ga nanya lebih lanjut dia beli berapa buku). Ada juga versi ebooknya tapi masih dalam bahasa Inggris.

Image result for sarwono kebidanan

2. Sarwono, buku Ilmu Kebidanan dan Kandungan
Saya beli satu set harganya 70ribu, rame-rame sama teman. Ini merupakan 'cheat' yang ampuh karena penulis buku ini mengacu pada William's ObGyn. Yah, anggep saja kayak terjemahannya, tapi dengan bahasa yang lebih simpel dan dilengkapi data-data penelitian dari Indonesia. Isinya sama lengkap. Buku ini yang jadi pegangan utama mahasiswa kebanyakan ketika mau ujian.




3. Buku Saku 

Image result for Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan RujukanImage result for buku saku pelayanan kesehatan neonatal esensial
Satu lagi yang ga kalah penting! Buku pink berisi tatalaksana untuk kasus-kasus kehamilan dan persalinan yang umum dipakai di puskesmas dan rumah sakit. Ini jadi pelengkap untuk buku Williams atau Sarwono. Jadi, teori blablabla nya dari textbook, untuk alur tatalaksana dan obat-obat daruratnya pakai buku ini. Kecil sih bukunya, di perpus banyak. Di internet juga bisa didownload gratis. Membantu banget buat ujian XD
Buku hijau khusus tatalaksana untuk bayi baru lahir yang umumnya dilakukan di Indonesia. Bisa dipakai untuk melengkapi Nelson dsb mengenai perawatan neonatus.


Blok Saraf dan Kejiwaan
Image result for adam and victor neurology1. Adam and Victor's Principles of neurology
Ini sebetulnya buku yang jadi rujukan utama sih..mungkin karena isinya super-duper-lengkap banget..tapi saya malah nyerah duluan karena tebelnya, kerapatan tulisannya, dan Inggrisnya yang kelewat tingkat dewa.. Saya pilih pakai buku lain saja XD
Image result for blueprints neurology
2. Blueprints Neurology
Ini buku singkat banget sih..kelewat singkat malah. Bener-bener isinya to the point. Buat jadi pengingat cepat sih bagus ya (misalkan pas ngulang-ngulang bahan ketika ujian). Namun saya sarankan..JANGAN pernah baca ini doang..karena ilmunya ga akan cukup untuk meluluskan ujian teori. (Yang udah merasakan ujian tulis saraf..pasti masih inget ngerinya macam apa...)

Image result for lange clinical neurology3. Lange-Clinical Neurology
Saya modal buku ini doang buat belajar ujian *peace* dan lumayan sih, bisa lulus bersih (meski saya juga ga tau nilainya dapet berapa). Ini lebih gampang dari Adam-Victor, dan bukunya lengkap kok. Bahasanya lebih gampang. Tatalaksananya juga lengkap (meski ga semua chapter dituliskan dosisnya). Seinget saya, buku ini ga ada di perpus. Dan ga ada yang jual KWnya. Saya juga belum pernah nemu yang jual aslinya. Saya dapet buku ini dalam bentuk ebook, dilimpahkan dari senior saya.
Image result for kaplan and sadock's synopsis of psychiatry
4. Kaplan and Saddock Synopsis of Psychiatry
Saya baca buku ini versi ebooknya, dan saya juga ga lihat ada teman yang beli hardcopy nya. Ini buku rujukan utama buat ilmu kejiwaan. Isinya lengkap, dan banyak ringkasannya yang sudah dijadikan ke tabel-tabel.
Btw, yang merasa buku ini pusing banget...sebetulnya ini bukan apa-apanya sih. Saya punya versinya yang lebih advance: Kaplan and Saddock Comprehensive Textbook of Psychiatry..itu merupakan edisi panjangnya buku ini. Dan percayalah, isinya luar biasa XD

Image result for psychiatry 4th edition5. Psychiatry, 4th ed. Oxford Medical Publication
Sebetulnya ini cheat-nya saya sih..hehehehe. Karena merasa Kaplan itu pusing banget, saya dilimpahkan buku ini dari senior saya untuk memudahkan belajar ilmu jiwa. Dan emang buku ini enak banget dibacanya, dan bahasanya sederhana banget. Dilengkapi juga sama diagram dan tabel-tabel yang memudahkan saya untuk membedakan diagnosis berdasarkan gejala yang saling tumpang-tindih. Ga banyak yang tahu soal buku ini, mungkin saya satu-satunya mahasiswa di angkatan yang belajar dari sini (?)
Image result for ppdgj
6. PPDGJ DSM-5
Buku ini untuk panduan diagnostik penyakit kejiwaan. Sekarang pakai yang terbaru: DSM 5. Buku ini mungkin akan lebih terpakai waktu skills lab anamnesis kejiwaan. Beli saja bukunya. Teman-teman saya beli KW harganya murah. Katanya sekitar 20-30 ribuan.


Sekian buku-buku yang diperlukan untuk 'survive' di semester 6. Bukan semester yang gampang, memang. Tapi berusahalah yang terbaik. Ingat, tinggal semester ini dan semester 7 yang harus dilewati untuk sampai ke koas (kalau semua blok dari semester 1-5 lulus).
Anyway, good luck on your journey!